Kamus sinonim atau tesaurus memegang peran penting dalam leksikografi dan pembelajaran bahasa, namun penyusunannya menghadapi berbagai problematika yang kompleks, baik dari aspek semantik, leksikografi, maupun teknologi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk menganalisis problematika penyusunan kamus sinonim, baik cetak maupun digital, serta mengevaluasi kontribusi teknologi korpus dan metode Natural Language Processing (NLP) dalam meningkatkan kualitas entri sinonim. Data diperoleh melalui studi dokumen dan observasi dokumen pada berbagai kamus sinonim Indonesia, kemudian dianalisis melalui tahap identifikasi, klasifikasi, interpretasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kendala utama mencakup ketepatan makna, pengelolaan kata polisemi, kualitas penjelasan naratif, dan penanda sosiolinguistik yang minim. Meskipun teknologi korpus dan NLP memberikan peluang peningkatan, keterbatasan aksesibilitas digital dan sumber data sinonim yang sparse masih menjadi tantangan signifikan. Oleh karena itu, penyusunan kamus sinonim yang akurat harus berlandaskan pemahaman semantik yang mendalam dan penerapan prinsip leksikografi modern secara sistematis.
Copyrights © 2026