Minat baca siswa sekolah dasar di Indonesia masih tergolong rendah, sebagaimana tercermin dalam hasil Programme for International Student Assessment (PISA). Gerakan Literasi Sekolah (GLS) hadir sebagai upaya sistematis untuk menumbuhkan budaya literasi di lingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran GLS dalam meningkatkan minat baca siswa sekolah dasar serta mengidentifikasi strategi implementasi yang efektif. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi literatur terhadap sepuluh artikel ilmiah yang dipublikasikan pada rentang tahun 2020–2025. Data dianalisis menggunakan teknik analisis konten meliputi identifikasi, sintesis, interpretasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan GLS melalui tahapan pembiasaan, pengembangan, dan pembelajaran efektif meningkatkan minat baca siswa. Strategi yang berpengaruh meliputi pembiasaan membaca 15 menit, optimalisasi perpustakaan dan sudut baca, peran aktif guru, serta keterlibatan orang tua. Keberhasilan GLS dipengaruhi oleh komitmen sekolah, kompetensi guru, dan dukungan sarana prasarana.
Copyrights © 2026