Kenyamanan termal dan efisiensi energi pada bangunan permukiman tropis sangat bergantung pada strategi desain pasif. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menerapkan pendekatan hybrid experimental-simulasi guna mengidentifikasi material yang optimal. Metode yang dilakukan dalam penelitian menggunakan metode kuantitatif. Dengan langsung mengukur suhu pada Lokasi (rumah) yang telah ditentukan dengan menggunakan alat ukur suhu berupa Digital Infrared Thermometer & Termometer Higrometer. Dari hasil penelitian tersebut didapatkan bahwa suhu rumah dengan atap genteng tanah liat lebih rendah, sehingga lebih nyaman dan sejuk dibandingkan dengan rumah dengan atap dak beton. Dengan pengaturan sirkulasi yang tepat, vegetasi yang diperbanyak, serta bukaan yang maksimal, sangat mempengaruhi suhu dan kenyamanan baik diluar maupun didalam ruangan.
Copyrights © 2026