Purnama Sakhrial Pradini
Arsitektur, Universitas Pelita Bangsa

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Optimalisasi Desain Bioklimatik Untuk Kenyamanan Termal dan Hemat Energi di Iklim Panas Kota Bekasi Fatimah Bilkisti; Purnama Sakhrial Pradini
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36349

Abstract

Optimasi desain bioklimatik merupakan pendekatan strategis untuk menjawab tantangan efisiensi energi dan kenyamanan termal pada bangunan. Studi kasus dilakukan pada sebuah bangunan di Kota Bekasi yang memiliki iklim tropis lembab, melalui metode observasi yaitu pengukuran secara langsung dan memberikan rekomendasi desain melalui software Sketchup untuk hasil akhir. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan desain bioklimatik untuk mencapai kenyamanan termal penghuni sekaligus meningkatkan efisiensi bangunan. Hasil penelitian mununjukkan bahwa desain yang dioptimalkan dapat secara signifikan memperpanjang periode kenyamanan termal pasif, dengan mengurangi ketergantungan pada HVAC. Penelitian ini menegaskan bahwa pentingnya integrasi parameter bioklimatik sejak tahap perancangan untuk bangunan yang berkelanjutan dan tanggap iklim
Strategi Retrofit Ventilasi Silang Berbasis Data Empiris untuk Peningkatan Kinerja Termal Pada Perumahan di Karawang Indah Luthfia Rahma; Purnama Sakhrial Pradini
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36354

Abstract

Perkembangan perumahan padat di Kawasan urban seperti Karawang seringkali mengabaikan prinsip ventilasi silang, mengakibatkan indoor overheating yang berdampak pada penurunan kenyamanan termal dan peningkatan konsumsi energi untuk pendingin buatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kondisi kinerja termal eksisting pada hunian tipe 36 di perumahan padat Karawang, dan mengembangkan strategi retrofit ventilasi silang berbasis data empiris untuk meningkatkan kenyamanan termal interior. Menggunakan pendekatan studi kasus eksploratif dengan dua sampel rumah tipe 36. Data dikumpulkan melalui pengukuran langsung suhu udara, kelembaban relatif, dan suhu permukaan plafon selama dua hari dengan variasi kondisi bukaan (terbuka dan tertutup). Analisis dilakukan secara kuantitatif deskriptif dan komparatif. Hasil pengukuran menunjukkan kondisi indoor overheating dengan suhu rata-rata mencapai 32.7°C pada kondisi tertutup dan 32.0°C pada kondisi terbuka (Rumah A). Perbedaan suhu antara kondisi terbuka dan tertutup mencapai 0.7°C, mengindikasikan efektivitas ventilasi alami yang terbatas. Rekomendasi desain berupa modifikasi bukaan pada bidang belakang dan samping mampu meningkatka n potensi sirkulasi udara lintas ruang. Strategi retrofit sederhana melalui optimasi bukaan ventilasi terbukti mampu meningkatkan potensi kinerja termal. Implementasi prinsip ventilasi silang pada hunian eksisting memerlukan pendekatan kontekstual yang mempertimbangkan keterbatasan tata letak dan orientasi bangunan di kawasan padat.
Pendekatan Hybrid Experimental Simulasi untuk Mengoptimalkan Kenyamanan Termal dan Efesiensi Energi dalam Pemilihan Material Teduh pada Bangunan Permukiman Tropis Delfy Allghanny; Purnama Sakhrial Pradini
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36389

Abstract

Kenyamanan termal dan efisiensi energi pada bangunan permukiman tropis sangat bergantung pada strategi desain pasif. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menerapkan pendekatan hybrid experimental-simulasi guna mengidentifikasi material yang optimal. Metode yang dilakukan dalam penelitian menggunakan metode kuantitatif. Dengan langsung mengukur suhu pada Lokasi (rumah) yang telah ditentukan dengan menggunakan alat ukur suhu berupa Digital Infrared Thermometer & Termometer Higrometer. Dari hasil penelitian tersebut didapatkan bahwa suhu rumah dengan atap genteng tanah liat lebih rendah, sehingga lebih nyaman dan sejuk dibandingkan dengan rumah dengan atap dak beton. Dengan pengaturan sirkulasi yang tepat, vegetasi yang diperbanyak, serta bukaan yang maksimal, sangat mempengaruhi suhu dan kenyamanan baik diluar maupun didalam ruangan.
Analisis Pengaruh Naungan dan Evapotranspirasi Vegetasi Peneduh terhadap Kinerja Termal Dinding dan Atap Rumah Tropis Perkotaan Adika Dwi Saputra; Purnama Sakhrial Pradini
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36502

Abstract

Kawasan tropis perkotaan memiliki intensitas radiasi matahari yang tinggi sehingga meningkatkan beban panas pada bangunan rumah tinggal, khususnya pada dinding dan atap. Vegetasi peneduh diketahui mampu memodifikasi iklim mikro melalui mekanisme naungan dan evapotranspirasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh vegetasi peneduh terhadap kinerja termal dinding dan atap rumah tropis perkotaan. Metode yang digunakan adalah pengukuran lapangan secara kuantitatif pada dua rumah dengan karakter vegetasi berbeda. Data yang dikumpulkan meliputi suhu udara serta suhu permukaan dinding dan atap dari pagi hingga malam hari. Hasil menunjukkan bahwa rumah dengan vegetasi lebat memiliki suhu permukaan yang lebih rendah dibandingkan rumah dengan vegetasi minim. Kesimpulannya, vegetasi peneduh berperan penting dalam menurunkan akumulasi panas dan meningkatkan potensi kenyamanan termal hunian tropis perkotaan.