Kemacetan merupakan masalah umum yang biasa terjadi di jalur transportasi, tidak hanya di jalan raya, pada pintu perlintasan kereta api pun juga menjadi salah satu titik yang mengalami kemacetan panjang sehingga menyebabkan keluhan bagi para pengguna jalan. Hal ini membuat banyaknya berita yang beredar di media massa terkait keluhan masyarakat terutama para pengguna jalan di perlintasan Kereta Api Simpang Belimbing yang menjadi titik kemacetan karena tingginya aktivitas angkutan batubara menggunakan kereta api. Oleh karena itu, penelitian ini akan memaparkan terkait analisis framing Humas PT. KAI (Persero) Divisi Regional III Palembang dalam pemberitaan kemacetan di perlintasan kereta api Simpang Belimbing Muara Enim. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif sedangkan teknik pengumpulan data pada penelitian ini dengan cara teknik analisis framing. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa framing yang diterapkan oleh Humas PT. KAI Divre III Palembang efektif dalam membentuk persepsi public dan menjaga citra perusahaan dengan tindakan-tindakan yang dilakukan seperti kersajama dengan pihak stakeholder (Pemangku Kepentingan) serta sosialisasi yang dilakukan di perlintasan kereta api Simpang Belimbing oleh Humas PT. KAI Divre III Palembang.
Copyrights © 2026