Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Framing Humas PT. KAI (Persero) Divre III Palembang dalam Pemberitaan Kemacetan di Perlintasan Kereta Api Simpang Belimbing Muara Enim Tahun 2024 Ariyanti, Melda
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36420

Abstract

Kemacetan merupakan masalah umum yang biasa terjadi di jalur transportasi, tidak hanya di jalan raya, pada pintu perlintasan kereta api pun juga menjadi salah satu titik yang mengalami kemacetan panjang sehingga menyebabkan keluhan bagi para pengguna jalan. Hal ini membuat banyaknya berita yang beredar di media massa terkait keluhan masyarakat terutama para pengguna jalan di perlintasan Kereta Api Simpang Belimbing yang menjadi titik kemacetan karena tingginya aktivitas angkutan batubara menggunakan kereta api. Oleh karena itu, penelitian ini akan memaparkan terkait analisis framing Humas PT. KAI (Persero) Divisi Regional III Palembang dalam pemberitaan kemacetan di perlintasan kereta api Simpang Belimbing Muara Enim. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif sedangkan teknik pengumpulan data pada penelitian ini dengan cara teknik analisis framing. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa framing yang diterapkan oleh Humas PT. KAI Divre III Palembang efektif dalam membentuk persepsi public dan menjaga citra perusahaan dengan tindakan-tindakan yang dilakukan seperti kersajama dengan pihak stakeholder (Pemangku Kepentingan) serta sosialisasi yang dilakukan di perlintasan kereta api Simpang Belimbing oleh Humas PT. KAI Divre III Palembang.
Strategi Komunikasi Krisis Humas PT Kereta Api Indonesia dalam Melindungi Reputasi Organisasi: Perspektif Situational Crisis Communication Theory Ariyanti, Melda; Ropik, Ainur; Nurprameswari, Sonia
Jurnal Komunikasi Vol. 17 No. 2 (2026): September 2026
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jkom.v17i2.13419

Abstract

Perkembangan media digital meningkatkan kompleksitas komunikasi krisis organisasi, khususnya ketika pemberitaan negatif berpotensi memengaruhi reputasi perusahaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi komunikasi krisis Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III Palembang dalam mengelola ancaman reputasi akibat pemberitaan negatif terkait penertiban lahan warga di Muara Enim berdasarkan perspektif Situational Crisis Communication Theory (SCCT). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan SaldaƱa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Humas menerapkan strategi komunikasi krisis melalui identifikasi tingkat ancaman reputasi berbasis media monitoring, penyusunan pesan berbasis fakta, koordinasi lintas unit, komunikasi langsung dengan masyarakat terdampak, serta pengelolaan hubungan dengan media untuk membangun pemberitaan yang lebih berimbang. Analisis berdasarkan SCCT menunjukkan bahwa karakteristik krisis cenderung berada pada accidental cluster, sehingga strategi diminish dan bolstering menjadi pendekatan utama dalam mengurangi atribusi tanggung jawab sekaligus memperkuat kepercayaan publik. Penelitian ini juga menemukan bahwa efektivitas komunikasi krisis dipengaruhi oleh keterbatasan sumber daya manusia, kecepatan penyebaran informasi di media sosial, serta perbedaan persepsi antara perusahaan dan masyarakat terdampak. Temuan penelitian memperkaya penerapan SCCT dalam pengelolaan komunikasi krisis pada organisasi sektor pelayanan publik