E-Jurnal Manajemen
Vol. 14 No. 12 (2025)

PERAN MOTIVASI DALAM MEMEDIASI PENGARUH BUDAYA KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI

I Gede Yudhistira Putra Riskiana (Universitas Udayana)
Ida Bagus Ketut Surya (Universitas Udayana)



Article Info

Publish Date
24 Dec 2025

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran motivasi dalam memediasi pengaruh budaya kerja terhadap kinerja pegawai. Dalam organisasi publik, khususnya instansi pemerintahan, pencapaian kinerja optimal sangat dipengaruhi oleh budaya kerja yang dijalankan secara konsisten dan motivasi kerja yang tumbuh baik dari dalam maupun luar individu. Budaya kerja yang positif mendorong semangat, tanggung jawab, dan kedisiplinan pegawai, sementara motivasi memperkuat hubungan tersebut agar berdampak nyata terhadap kinerja. Penelitian ini berlandaskan teori dua faktor Herzberg, yang membedakan antara motivator dan hygiene factors sebagai penentu kepuasan serta produktivitas kerja. Studi dilakukan pada Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Badung dengan populasi sebanyak 92 pegawai, menggunakan metode sensus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui metode wawancara dan kuesioner, lalu dianalisis menggunakan software Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Square (SEM-PLS) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS 4.1. Hasil menunjukkan bahwa budaya kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi dan kinerja, serta motivasi juga berpengaruh signifikan terhadap kinerja. Selain itu, motivasi terbukti memediasi secara signifikan pengaruh budaya kerja terhadap kinerja pegawai. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi peningkatan tata kelola sumber daya manusia di sektor publik.   This study aims to analyze the role of motivation in mediating the influence of work culture on employee performance. In public organizations, particularly in government institutions, optimal performance is strongly influenced by a consistently applied work culture and motivation that arises both internally and externally. A positive work culture fosters enthusiasm, responsibility, and discipline among employees, while motivation reinforces these elements to significantly impact performance. This research is grounded in Herzberg’s two-factor theory, which distinguishes between motivators and hygiene factors as determinants of job satisfaction and productivity. The study was conducted at the Badung Regency Agency for Personnel and Human Resources Development (BKPSDM), involving a total population of 92 employees through a census sampling method. Data were collected using interviews and questionnaires, then analyzed using Structural Equation Modeling with the Partial Least Squares (SEM-PLS) approach through the SmartPLS 4.1 software. The results indicate that work culture has a positive and significant effect on both motivation and performance, while motivation itself significantly influences performance. Moreover, motivation is proven to significantly mediate the effect of work culture on employee performance. These findings offer important implications for improving human resource management within the public sector.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

manajemen

Publisher

Subject

Decision Sciences, Operations Research & Management Economics, Econometrics & Finance

Description

E-Jurnal Manajemen (e-ISSN 2302-8912) adalah jurnal ilmiah elektronik yang diterbitkan secara online setiap bulan (dua belas kali setahun). Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pengetahuan ilmiah dan menjadi wadah bagi akademisi, mahasiswa, praktisi, dan sarjana di bidang manajemen untuk ...