Latar Belakang: Jerawat merupakan salah satu gangguan kulit yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti genetik, hormonal, pola makan, dan infeksi bakteri. Daun kedondong diketahui mengandung senyawa bioaktif, antara lain saponin, flavonoid, glikosida, alkaloid, karbohidrat, dan steroid yang berpotensi sebagai antibakteri. Bentuk sediaan krim dipilih karena termasuk sediaan topikal setengah padat yang sesuai untuk terapi jerawat. Basis krim tipe minyak dalam air (M/A) dengan vanishing cream lebih disukai karena memberikan sensasi sejuk di kulit, tidak meninggalkan kesan berminyak, serta memiliki daya sebar yang baik. Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi pengaruh variasi konsentrasi ekstrak etanol daun kedondong dalam sediaan krim terhadap mutu fisik serta aktivitas antibakteri terhadap bakteri Propionibacterium acnes. Metode: Daun kedondong diekstraksi melalui proses maserasi menggunakan etanol 70%, kemudian diformulasikan ke dalam sediaan krim berbasis vanishing cream dengan variasi konsentrasi ekstrak 1,5%, 2,5%, dan 3,5%. Sediaan krim tersebut selanjutnya diuji meliputi mutu fisik serta aktivitas antibakteri terhadap Propionibacterium acnes. Pengujian aktivitas antibakteri dilakukan dengan metode sumuran, sedangkan data hasil penelitian dianalisis menggunakan uji statistik One Way ANOVA Hasil: Hasil penelitian menunjukan bahwa variasi konsentrasi ekstrak daun kedondong 1,5%, 2,5% dan 3,5% pada sediaan krim tidak menunjukkan adanya perbedaan signifikan pada uji homogenitas, pH, daya sebar, daya lekat (p>0,05). Hasil uji organoleptis menunjukkan variasi konsentrasi berpengaruh terhadap warna sediaan. Hasil pengujian iritasi, menunjukkan tidak terdapat pengaruh variasi konsentrasi terhadap pengujian ini. Pada pengujian aktivitas antibakteri, menunjukkan variasi konsentrasi tidak berbeda signifikan terhadap aktivitas antibakteri Propionibacterium acne (p>0,05). Kesimpulan: Pada penelitian ini menunjukkan variasi konsentrasi ekstrak daun kedondong 1,5%, 2,5% dan 3,5% tidak berpengaruh terhadap uji mutu fisik, uji iritasi, serta uji aktivitas antibakteri Propionibacterium acne.
Copyrights © 2025