Permasalahan dalam kegiatan ini berkaitan dengan kurangnya keterampilan guru dalam memanfaatkan artificial intelligence (AI) untuk pembelajaran di kelas. Minimnya pengalaman, kurangnya pelatihan khusus, serta keterbatasan waktu membuat guru ragu memanfaatkan fasilitas teknologi yang tersedia sehingga pembelajaran masih cenderung konvensional dan kurang responsif terhadap kebutuhan siswa di era digital. Atas dasar itulah, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pendampingan kepada guru-guru di SDN Pejuang VII Bekasi dalam membuat bahan ajar berbasis artificial intelligence (AI). Metode kegiatan ini mengacu pada lima tahap kegiatan, yakni sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi, serta keberlanjutan program. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan teknologi AI dapat mempercepat proses perancangan bahan ajar yang kreatif, komunikatif, dan selaras dengan kurikulum. Melalui pemanfaatan platform seperti ChatGPT, MagicSchool, dan AI Canva, para guru mampu menyusun naskah materi, soal evaluasi, serta desain bahan ajar digital interaktif yang sesuai dengan karakteristik siswa sekolah dasar. Evaluasi pelaksanaan mengungkapkan bahwa sekitar 80% peserta berhasil menghasilkan bahan ajar interaktif yang siap digunakan dalam pembelajaran. Secara keseluruhan, kegiatan pendampingan ini memberikan kontribusi positif terhadap penguatan kompetensi guru sekaligus mendorong terciptanya inovasi pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan teknologi pendidikan masa kini.
Copyrights © 2025