Pendidikan dasar dihadapkan pada tuntutan Kurikulum Merdeka untuk menerapkan Pembelajaran Mendalam (PM). Namun, guru Madrasah Ibtidaiyah (MI) Nurul Iman masih menghadapi tantangan nyata dalam memahami filosofi dan strategi PM, serta keterbatasan dalam menyusun modul ajar kontekstual yang sejalan dengan Profil Pelajar Pancasila. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kompetensi guru MI Nurul Iman dalam implementasi PM, khususnya dalam praktik perancangan modul ajar yang bermakna. Pelatihan intensif satu hari dilaksanakan pada tanggal 9 Agustus 2025 dengan pendekatan workshop praktis, meliputi tiga materi utama: Esensi PM, Peran Guru PM, dan Praktik Penyusunan Modul Ajar berbasis PM. Efektivitas kegiatan diukur melalui perbandingan skor pre-test dan post-test pada 15 guru peserta di lima indikator kompetensi. Hasil kuantitatif menunjukkan peningkatan skor rata-rata yang signifikan dan konsisten, berkisar antara +14.5 hingga +15.5 poin pada seluruh indikator kompetensi guru. Peningkatan tertinggi (+15.5 poin atau 27.19%) dicapai pada indikator Perancangan Pembelajaran Mendalam. Secara kualitatif, peserta menunjukkan antusiasme tinggi dan mulai mampu mengaitkan pembelajaran dengan konteks kehidupan nyata dan nilai keislaman. Pelatihan ini terbukti efektif dalam mentransfer keterampilan praktis PM kepada guru MI, menjadi model solusi yang efisien untuk mengatasi kesenjangan kompetensi pedagogis guru dalam mendukung implementasi Kurikulum Merdeka.
Copyrights © 2025