Kecemasan merupakan fenomena psikologis yang mendalam dan memiliki berbagai pendekatan dalam pemahamannya. Artikel ini bertujuan untuk membahas kecemasan dengan mengintegrasikan pemikiran Søren Kierkegaard dan pandangan Doktrin Injili Indonesia. Kierkegaard melihat kecemasan sebagai akibat dari kebebasan eksistensial manusia yang dihadapkan pada ketidakpastian dan tanggung jawab, sementara Doktrin Injili Indonesia mengajarkan bahwa kecemasan dapat diatasi melalui iman kepada Tuhan. Penelitian ini menggunakan metode kajian literatur untuk menganalisis pemikiran Kierkegaard dan ajaran Injili Indonesia tentang kecemasan. Hasil kajian menunjukkan bahwa kedua perspektif ini menawarkan cara yang berbeda namun saling melengkapi dalam memahami dan mengatasi kecemasan, yaitu melalui pendekatan eksistensial dan religius. Artikel ini menyarankan adanya pemahaman holistik mengenai kecemasan yang menggabungkan elemen-elemen filosofis dan spiritual untuk mencapai kesejahteraan psikologis.
Copyrights © 2025