Penelitian ini menganalisis kesiapan dan tantangan guru kelas dalam mengintegrasikan muatan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) ke dalam mata pelajaran IPAS pada implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar (SD). Perubahan ini bertujuan membentuk pemahaman peserta didik yang holistik terhadap fenomena alam dan sosial. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui studi literatur sistematis pada artikel-artikel dari Google Scholar rentang tahun 2022 hingga 2025. Hasil analisis menunjukkan bahwa kesiapan guru bersifat transisional; guru telah memahami konsep integrasi IPAS, namun kesiapan pedagogis masih terkendala pada penyusunan modul ajar mandiri dan penerapan pembelajaran berdiferensiasi. Tantangan dominan meliputi keterbatasan sarana prasarana untuk kegiatan praktikum, kurangnya pelatihan komprehensif terkait strategi integratif, dan kesulitan dalam mengimplementasikan serta mengolah hasil penilaian autentik. Keterbatasan waktu dan kendala peserta didik yang kebingungan membedakan muatan IPA dan IPS juga menjadi kendala lapangan. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pelatihan intensif berfokus pada pedagogi IPAS dan penguatan infrastruktur sekolah untuk menjamin kualitas pelaksanaan kurikulum.
Copyrights © 2025