Rendahnya tingkat literasi siswa sekolah dasar di Indonesia menuntut adanya strategi manajerial yang lebih sistematis dan berbasis bukti. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi manajemen berbasis data (MBD) dalam meningkatkan mutu literasi di sekolah dasar. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus, melibatkan dua sekolah dasar negeri di Kota dan Kabupaten Bandung. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan SaldaƱa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MBD diterapkan secara komprehensif melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, dan evaluasi. Perencanaan dilakukan berbasis data asesmen dan rapor pendidikan untuk merancang program literasi yang terukur dan relevan. Pelaksanaan program mengintegrasikan literasi ke dalam kurikulum melalui pendekatan tematik, numerasi, dan kegiatan membaca berbasis minat. Pengawasan dilakukan secara formatif dan kolaboratif, sementara evaluasi digunakan untuk refleksi dan perbaikan strategi secara berkelanjutan. Penelitian ini menegaskan bahwa MBD mampu meningkatkan efektivitas pembelajaran literasi sekaligus memperkuat kapasitas kelembagaan sekolah dasar. Penerapan MBD yang berhasil ditopang oleh kepemimpinan instruksional kepala sekolah, literasi data guru, dan budaya kolaboratif. Temuan ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan kebijakan pendidikan berbasis data di tingkat dasar.
Copyrights © 2025