Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen sarana dan prasarana pendidikan jasmani dalam meningkatkan kompetensi peserta didik di SDN Buahbatu Baru dan SDN Suryalaya, Kota Bandung. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan sarana dan prasarana Penjas dilakukan melalui empat fungsi manajemen menurut Terry, yaitu: (1) perencanaan, yang telah dilakukan secara partisipatif namun belum sepenuhnya berbasis data; (2) pengorganisasian, yang belum dilengkapi dengan pembagian tugas dan SOP tertulis; (3) pelaksanaan, yang mencakup pengadaan, penataan, penggunaan, dan pemeliharaan, tetapi belum terstruktur, serta (4) pengawasan, yang masih bersifat informal dan belum menggunakan instrumen evaluasi yang standar. Kendala utama meliputi keterbatasan anggaran, ruang penyimpanan, dan literasi manajerial SDM. Namun, kedua sekolah menunjukkan upaya kolaboratif dalam mengatasi hambatan tersebut. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan sistem manajemen sarpras Penjas yang terstruktur dan berkelanjutan sangat diperlukan untuk mendukung kualitas pembelajaran dan kompetensi siswa.
Copyrights © 2025