Penelitian ini menganalisis kepentingan aktor dalam pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di negara anggota Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT). Dengan menggunakan kerangka Three-I’s pada aspek interest dan metode Discourse Network Analysis (DNA), penelitian ini memetakan jaringan aktor sekaligus mengidentifikasi preferensi kebijakan. Hasil menunjukkan adanya perbedaan orientasi di tiap negara. Indonesia menekankan substitusi impor, industri berbasis sumber daya, ekspor non-migas, serta transfer teknologi, Malaysia berfokus pada high-value manufacturing dan services, penguatan riset dan pengembangan, serta posisi sebagai regional hub, sedangkan Thailand mengedepankan agenda Thailand 4.0 dengan prioritas pada klaster otomotif, elektronik, dan pertumbuhan berbasis inovasi. Pada dimensi sosial-politik, Indonesia menekankan pemerataan wilayah dan kesejahteraan masyarakat lokal, Malaysia pada pengembangan keterampilan dan human capital, sementara Thailand memprioritaskan pembangunan pedesaan, pengentasan kemiskinan, serta perlindungan lingkungan. Temuan ini memperlihatkan bahwa preferensi aktor membentuk strategi kebijakan KEK yang berbeda antarnegara, sekaligus menegaskan pentingnya koordinasi dalam kerangka kerja sama IMT-GT.
Copyrights © 2025