Penerapan multimedia interaktif dalam pendidikan biologi, khususnya materi sistem saraf, telah mengalami kemajuan yang signifikan. Kemajuan ini berasal dari inovasi berkelanjutan dalam teknologi pendidikan. Multimedia interaktif berfungsi sebagai sumber belajar alternatif yang meningkatkan proses belajar mengajar. Multimedia ini mengintegrasikan berbagai elemen digital, sehingga lebih adaptif dan mudah diakses oleh siswa kapan saja dan di mana saja. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kelayakan multimedia interaktif berdasarkan berbagai aspek, termasuk potensi lokal dan berbagai pendekatan pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode Tinjauan Pustaka Sistematis (TPS). Proses TPS secara umum terdiri dari tiga tahap utama: tahap perencanaan, tahap implementasi, dan tahap pelaporan. Berdasarkan temuan tersebut, multimedia interaktif untuk materi sistem saraf tergolong sangat efektif dan bermanfaat dalam meningkatkan hasil belajar siswa. TPS dapat dikembangkan lebih lanjut untuk meningkatkan keterlibatan, pemahaman, dan retensi dalam konsep-konsep biologi.
Copyrights © 2025