Penelitian ini bertujuan untuk menyusun strategi peningkatan pemakaian produk dalam negeri pada pengadaan barang dan jasa di Kementerian Pertahanan dalam rangka meningkatkan kemandirian industri pertahanan. Hal ini didasarkan adanya gap antara nilai belanja produk dalam negeri dengan nilai belanja yang direalisasikan oleh pemerintah. Dengan menggunakan metode kualitatif-deskriptif, teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat faktor pendorong dan penghambat dalam pemenuhan peningkatan produk dalam negeri pada pengadaan barang dan jasa di Kemhan. Faktor pendorong antara lain regulasi dan kebijakan, kondisi geopolitik, transfer teknologi dan alih teknologi. Sedangkan yang menjadi faktor penghambat adalah keterbatasan anggaran, Sumber Daya Manusia, keterbatasan kapasitas dan teknologi industri dan tingginya ketergantungan terhadap produk impor. Penelitian ini merekomendasikan strategi yang dapat dijalankan adalah melalui penguatan regulasi dan komitmen P3DN serta penguatan pemberdayaan industri dalam negeri.
Copyrights © 2025