Fenomena live shopping mendorong perubahan signifikan dalam perilaku belanja Generasi Z di Indonesia, terutama pada pengguna Shopee Live, namun tingkat pembelian ulang yang belum optimal menunjukkan adanya ketidaksesuaian antara ekspektasi dan kualitas produk yang diterima. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perceived interactivity dan perceived quality terhadap repurchase intention melalui confirmation dan satisfaction dengan menggunakan kerangka Expectation Confirmation Theory. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif dan teknik SEM-PLS pada 226 responden Generasi Z di Jakarta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perceived quality memiliki pengaruh langsung dan signifikan terhadap repurchase intention, sedangkan perceived interactivity berpengaruh tidak langsung melalui confirmation dan satisfaction. Nilai R² mengindikasikan bahwa model memiliki daya jelas yang cukup baik, dengan confirmation sebesar 0,639, satisfaction sebesar 0,622, dan repurchase intention sebesar 0,443. Temuan ini menegaskan bahwa kualitas produk merupakan faktor utama dalam membentuk niat pembelian ulang, sementara interaktivitas berfungsi sebagai faktor pendukung yang memperkaya pengalaman pengguna dalam live shopping.
Copyrights © 2025