Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan pemberdayaan masyarakat melalui usaha budidaya tambak udang dan bandeng yang dilakukan di Desa Prasung, Kec Buduran, Kab Sidoarjo. Studi ini memakai pendekatan kualitatif deskriptif dengan cara mengumpulkan informasi melewati observasi, tanya jawab, dan pencatatan dokumentasi. Menentukan informan dalam studi ini dilaksanakan dengan teknik purposive sampling, yang melibatkan Kepala Desa Prasung, Sekretaris Desa, serta petani tambak di Desa Prasung. Metode menentukan informan yang dipakai dalam studi ini adalah purposive sampling, yaitu suatu teknik yang bertujuan memilih individu dengan kriteria tertentu. Pendekatan analisis data yang dipakai dalam studi ini mengikuti model Miles dan Huberman (1984), yang mencakup proses pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa program pemberdayaan di Desa Prasung Kec Buduran Kab Sidoarjo masih kurang optimal dikarenakan masih kurang rutin dalam mengadakannya sosialisasi dan pelatihan terkait budidaya tambak dengan baik dan menggunakan era modern,sehingga pengetahuan dan keterampilan pembudidaya ikan didesa prasung masih belum memadai. Masih lemahnya akses pembudidaya ikan terhadap permodalan. Pendapatan target panen tambak yang minim seimbang dalam setiap tahunnya karena dalam pembudiyaannya masih dilakukan secara tradisional. Hal tersebut membuat pemberdayaan masyarakat di Desa Prasung Kec Buduran Kab Sidoarjo masih belum efektif.
Copyrights © 2024