Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya keberlanjutan multidimensi pengelolaan Arboretum Gambut Marsawa di Kelurahan Sungai Pakning, Kabupaten Bengkalis yang menghadapi ancaman degradasi lingkungan dan perubahan iklim. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi praktik pengelolaan arboretum gambut yang berkelanjutan dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberlanjutannya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode studi kasus yang melibatkan arboretum gambut di beberapa lokasi di Indonesia sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara mendalam dengan pengelola arboretum, dan survei kepada masyarakat sekitar arboretum. Instrumen yang digunakan meliputi panduan wawancara, kuesioner, dan lembar observasi. Data dianalisis menggunakan metode analisis tematik untuk mengidentifikasi pola-pola dan tema-tema yang relevan dengan pengelolaan arboretum gambut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan arboretum gambut yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat lokal dan kerjasama antara pemerintah, akademisi, dan lembaga swadaya masyarakat berkontribusi signifikan terhadap keberlanjutan arboretum. Tantangan utama yang dihadapi meliputi keterbatasan sumber daya finansial dan teknis, serta tekanan dari kegiatan ekonomi yang tidak ramah lingkungan. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa pendekatan kolaboratif dan berbasis masyarakat sangat penting untuk memastikan keberlanjutan pengelolaan arboretum gambut. Implikasi penelitian ini menunjukkan perlunya kebijakan yang mendukung konservasi lahan gambut dan program pendidikan yang meningkatkan kesadaran tentang pentingnya pelestarian ekosistem gambut
Copyrights © 2024