Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang memanfaatkan ethnosains dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa di jenjang Sekolah Menengah Pertama. Penelitian ini dilakukan dengan metode Systematic Literature Review, yang mengikuti langkah-langkah PRISMA dalam proses mencari, memilih, dan menganalisis artikel. Sumber artikel dikumpulkan dari basis data Google Scholar dan SINTA dengan rentang tahun 2021 sampai 2025 agar informasi yang didapat sesuai dengan perkembangan pembelajaran IPA terbaru. Ditemukan sebanyak 21 artikel yang memenuhi kriteria dan dianalisis untuk menemukan pola temuan yang komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD berbasis ethnosains efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis melalui kegiatan belajar yang kontekstual, eksploratif, dan dekat dengan budaya lokal siswa. Penyatuan nilai-nilai kearifan lokal dalam LKPD membantu siswa menghubungkan konsep ilmu pengetahuan dengan fenomena di sekitar mereka, sehingga meningkatkan pemahaman, kemampuan menganalisis, dan semangat belajar. Selain itu, beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa penggunaan E-LKPD berbasis ethnosains mampu menciptakan pengalaman belajar yang lebih interaktif dan mendukung kemandirian belajar. Secara keseluruhan, hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan ethnosains dalam pembuatan LKPD merupakan strategi yang relevan dan efektif untuk memenuhi tuntutan pendidikan abad ke-21 serta mendukung penerapan Kurikulum Merdeka.
Copyrights © 2025