Siti Shofa Assyifa'ul Qulbi Barid
Universitas Jember

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengembangan Pengembangan LKPD Berbasis Ethnosains untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMP: Sistematic Literatur Review Sestritama Alega; Sri Wahyuni; Sri Rejeki Dwi Astuti; Siti Shofa Assyifa'ul Qulbi Barid
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.37242

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) yang memanfaatkan ethnosains dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa di jenjang Sekolah Menengah Pertama. Penelitian ini dilakukan dengan metode Systematic Literature Review, yang mengikuti langkah-langkah PRISMA dalam proses mencari, memilih, dan menganalisis artikel. Sumber artikel dikumpulkan dari basis data Google Scholar dan SINTA dengan rentang tahun 2021 sampai 2025 agar informasi yang didapat sesuai dengan perkembangan pembelajaran IPA terbaru. Ditemukan sebanyak 21 artikel yang memenuhi kriteria dan dianalisis untuk menemukan pola temuan yang komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKPD berbasis ethnosains efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis melalui kegiatan belajar yang kontekstual, eksploratif, dan dekat dengan budaya lokal siswa. Penyatuan nilai-nilai kearifan lokal dalam LKPD membantu siswa menghubungkan konsep ilmu pengetahuan dengan fenomena di sekitar mereka, sehingga meningkatkan pemahaman, kemampuan menganalisis, dan semangat belajar. Selain itu, beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa penggunaan E-LKPD berbasis ethnosains mampu menciptakan pengalaman belajar yang lebih interaktif dan mendukung kemandirian belajar. Secara keseluruhan, hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan ethnosains dalam pembuatan LKPD merupakan strategi yang relevan dan efektif untuk memenuhi tuntutan pendidikan abad ke-21 serta mendukung penerapan Kurikulum Merdeka.
Analisis Kemandirian Belajar Siswa SMP Negeri 1 Kencong Berdasarkan Lima Aspek Utama Maulidya Anugrah Widya Permata; Sri Wahyuni; Sri Rejeki Dwi Astuti; Siti Shofa Assyifa'ul Qulbi Barid
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i1.4331

Abstract

Kemandirian belajar merupakan salah satu keterampilan penting yang diperlukan siswa untuk menghadapi tuntutan pembelajaran abad ke-21. Siswa diharapkan mampu mengatur, mengarahkan, dan mengevaluasi proses belajarnya secara mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kemandirian belajar siswa SMP Negeri 1 Kencong berdasarkan lima aspek, yaitu tanggung jawab, progresif, inisiatif, pengendalian diri, dan kepercayaan diri. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Data dikumpulkan menggunakan angket skala Likert empat pilihan yang diberikan kepada 36 siswa yang dipilih melalui teknik convenience sampling. Data dianalisis menggunakan teknik persentase untuk menentukan kategori tingkat kemandirian belajar siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemandirian belajar siswa secara keseluruhan berada pada kategori tinggi dengan persentase rata-rata 79,55%. Aspek kepercayaan diri dan pengendalian diri berada pada kategori tinggi, sedangkan aspek inisiatif, progresif, dan tanggung jawab berada pada kategori sedang. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa siswa telah memiliki kemampuan belajar mandiri yang baik, namun peningkatan masih diperlukan terutama pada aspek inisiatif, progresif, dan tanggung jawab agar kemandirian belajar berkembang secara optimal.
STUDI LITERATUR HUBUNGAN KEMAMPUAN LITERASI SAINS DENGAN MINAT BELAJAR SISWA SMP PADA PEMBELAJARAN IPA Ilhimimah Cahyani; Sri Wahyuni; Sri Rejeki Dwi Astuti; Siti Shofa Assyifa'ul Qulbi Barid
Edumedia : Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 10 No 1 (2026): Edumedia: Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan
Publisher : Universitas Kapuas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51826/edumedia.v10i2.1747

Abstract

Literasi sains merupakan kompetensi esensial yang harus dikuasai peserta didik pada abad ke-21 yang diperlukan siswa untuk memahami fenomena ilmiah, menyelesaikan masalah kompleks, dan menghubungkan konsep ilmiah dengan kehidupan sehari-hari. Namun Survei PISA hasilnya mengindikasikan bahwa tingkat literasi sains siswa di Indonesia masih berada di bawah standar internasional sehingga diperlukan perhatian pada faktor-faktor yang memengaruhi pencapaian belajar, termasuk minat belajar. Tujuan penulisan artikel ini untuk mendeskripsikan tingkat literasi sains dan minat belajar siswa SMP serta menganalisis hubungan antara kedua variabel tersebut melalui metode Systematic Literature Review (SLR) yang didasarkan pedoman PRISMA, mencakup identifikasi artikel dari Google Scholar, Crossref, dan Publish or Perish, penyaringan relevansi dan duplikasi, penilaian kelayakan melalui judul, abstrak, dan isi, serta sesuai syarat inklusi dan eksklusi hingga diperoleh 15 artikel yang layak dianalisis. Hasilnya menunjukkan bahwa literasi sains siswa umumnya berada pada kategori rendah hingga sedang, dipengaruhi oleh strategi pembelajaran, fasilitas belajar, dan kemampuan berpikir kritis, sementara minat belajar terbukti menjadi faktor internal yang signifikan dalam meningkatkan pemahaman konsep dan partisipasi siswa. Sebagian besar penelitian mengungkapkan bahwa minat belajar siswa cenderung meningkat seiring dengan tingginya tingkat literasi sains, sehingga memperlihatkan adanya hubungan positif antara kedua variabel tersebut.di mana peningkatan salah satu variabel turut memperkuat variabel lainnya.