Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman peserta didik kelas X SMA terhadap materi teks anekdot akibat keterbatasan variasi media pembelajaran. Media yang digunakan sebelumnya belum mampu menghadirkan materi secara menarik dan interaktif, sehingga peserta didik mengalami kesulitan dalam memahami konsep-konsep penting, termasuk pengertian teks anekdot, fungsi sosial, bentuk penyampaian kritik, struktur, unsur kebahasaan, unsur intrinsik-ekstrinsik, serta langkah penulisan. Untuk mengatasi kesenjangan pembelajaran tersebut, penelitian ini mengadopsi pendekatan Research and Development (R&D). Model pengembangan yang dipilih adalah Model 4-D ( Define, Design, Develop, Desseminate) karena sifatnya yang sistematis dan terstruktur, menjamin pengembangan produk pembelajaran yang valid dan reliabel. Proses validasi dilakukan oleh dua kategori ahli, yaitu ahli materi dan ahli media, menggunakan lembar penilaian yang mencakup aspek kelayakan isi, penyajian, kebahasaan, kemenarikan tampilan, efektivitas visual, serta kesesuaian media dengan tujuan pembelajaran. Hasil validasi menunjukkan bahwa bahan ajar berbantuan PowerPoint interaktif memperoleh kategori sangat layak dari kedua validator. Secara spesifik, dari sisi materi, konten pembelajaran dinilai akurat, sistematis, dan relevan dengan kebutuhan peserta didik untuk menguasai seluruh fitur kebahasaan dan struktur teks anekdot. Sementara itu, dari aspek media, tampilan visual dinilai menarik, intuitif, mudah dipahami, dan yang paling penting, mampu meningkatkan keterlibatan peserta didik dalam proses belajar. Berdasarkan seluruh hasil validasi dan pengujian ahli yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa bahan ajar berbasis PowerPoint interaktif yang dikembangkan peneliti sangat efektif dan siap untuk diimplementasikan secara optimal dalam kegiatan pembelajaran di sekolah.
Copyrights © 2025