Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan program Kompetisi Bahasa dan Pidato Islam (KBPI) di Pondok Pesantren Jabal An-Nur Al-Islami dan dampaknya terhadap peningkatan keterampilan berbicara (maharah kalam) para santri. Penelitian ini mengeksplorasi efektivitas program ini dengan berfokus pada empat faktor kunci dalam teori implementasi kebijakan yang dikemukakan oleh George C. Edward III: komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Pendekatan deskriptif kualitatif digunakan, memanfaatkan wawancara, observasi, dan analisis dokumen untuk mengumpulkan data dari informan kunci, termasuk instruktur bahasa, administrator program, dan santri. Temuan menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam kepercayaan diri, kelancaran, dan kosakata santri setelah mengikuti KBPI. Komunikasi yang efektif antar peserta, sumber daya yang memadai, dan sikap positif siswa berkontribusi pada keberhasilan program. Namun, tantangan seperti tingkat kemahiran berbahasa yang bervariasi di antara siswa dan terbatasnya waktu latihan teridentifikasi. Studi ini menyimpulkan bahwa program ILSC merupakan metode yang efektif untuk meningkatkan keterampilan berbicara bahasa Arab, tetapi rekomendasinya mencakup perpanjangan sesi latihan dan penyesuaian materi untuk mengakomodasi beragam kemampuan siswa. Penelitian ini menawarkan wawasan baru tentang integrasi teori implementasi kebijakan ke dalam lingkungan pendidikan, khususnya dalam meningkatkan keterampilan berbahasa melalui lingkungan belajar yang kompetitif.
Copyrights © 2025