Pelayanan kesehatan berkualitas merupakan faktor penting dalam meningkatkan kepuasan pasien. Jika pasien puas maka akan loyal terhadap rumah sakit. Di Rumah Sakit Islam Ibnu Sina Payakumbuh dari survei awal menunjukkan jumlah kunjungan pasien rawat jalan mengalami trend fluktuatif, sehingga peneliti tertarik untuk mengetahui hubungan tingkat kepuasan dan loyalitas pasien tahun 2025. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli 2025 dengan menggunakan desain penelitian kuantitatif cross-sectional. Populasi penelitian adalah 43.345 pasien, besar sampel dihitung dengan menggunakan rumus Krejcie dan Morgan sehingga sampel penelitian menjadi 400. Pengukuran kepuasan dan loyalitas menggunakan kuesioner dengan skala likert. Analisis data dilakukan dengan uji chi-square dengan software SPSS. Hasil penelitian menunjukkan 55% pasien menyatakan puas dengan pelayanan yang diterima, sementara 54,8% menunjukkan loyalitas. Uji statistik menunjukkan adanya hubungan signifikan antara kepuasan dan loyalitas (p=0,0001) dengan nilai confidence Interval 95% (1,435–3,206). Nilai Odds Ratio (OR) = 2,145 menunjukkan bahwa responden yang puas memiliki peluang 2,145 kali lebih besar untuk menjadi pelanggan yang loyal dibandingkan responden yang tidak puas, di mana pasien puas lebih cenderung loyal (63,2%) dibandingkan yang tidak puas (44,4%). Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa tingkat kepuasan dan loyalitas pasien secara umum cukup baik, namun masih terdapat 45% pasien yang tidak puas dan 45,2% yang tidak loyal. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan kualitas layanan, terutama pada aspek waktu tunggu dan sarana prasarana.
Copyrights © 2025