Program pendampingan keterampilan literasi di Desa Tenjolahang Timur, Kecamatan Jiput, Kabupaten Pandeglang, dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan minat baca dan kemampuan literasi siswa sekolah dasar. Kegiatan ini dilakukan oleh mahasiswa KKN melalui bimbingan belajar (BIMBEL) dan penyediaan pojok baca di Posko KKN. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan berupa survei dan identifikasi permasalahan rendahnya minat baca, penyusunan materi, serta penentuan jadwal. Tahap inti berupa pelaksanaan bimbingan belajar lima kali seminggu selama satu bulan, disertai evaluasi awal, proses, dan hasil. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan kemampuan membaca siswa, dari hanya mampu membaca kata menjadi mampu membaca kalimat dengan lancar. Pojok baca berperan penting sebagai ruang belajar yang nyaman, memotivasi anak untuk membaca, dan meningkatkan pemahaman bacaan. Faktor pendukung keberhasilan program antara lain keterlibatan aktif anak dalam kegiatan, peran orang tua dalam membimbing belajar di rumah, serta pendekatan pembelajaran yang menyenangkan. Selain itu, program turut mengedukasi orang tua mengenai manajemen waktu belajar dan pengurangan penggunaan gadget berlebihan. Keberhasilan ini membuktikan bahwa pendampingan literasi yang terstruktur dan berkelanjutan efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca dan minat baca anak. Disarankan agar program serupa diperluas ke wilayah lain untuk memperkuat budaya literasi sejak dini.
Copyrights © 2026