Penelitian ini bertujuan menganalisis peramalan harga tiga jenis beras di Kota Padang pada jenis Cisokan Solok, IR42, dan Anak Daro Solok dengan menggunakan tiga metode time series, yaitu moving average, exponential smoothing, dan trend linear. Data bulanan periode 2017–2023 diuji stasioneritasnya menggunakan Augmented Dickey Fuller dan seluruh variabel mencapai kondisi stasioner pada tingkat first difference. Hasil pengukuran akurasi menunjukkan bahwa metode exponential smoothing merupakan model terbaik dengan nilai MAD, MSE, dan MAPE terendah. Peramalan hingga tahun 2026 memperlihatkan bahwa periode Februari–Juli 2025 menjadi fase kritis kenaikan harga yang berpotensi menekan daya beli rumah tangga. Temuan ini tidak hanya penting dalam konteks ekonometrik, tetapi juga bermakna dalam perspektif ekonomi Islam, yang memandang stabilitas harga pangan sebagai bagian dari siyasah iqtisadiyyah untuk menjaga kemaslahatan publik, melindungi kelompok rentan, dan memenuhi prinsip maqashid al-syariah dalam pengelolaan kebutuhan pokok. Dengan demikian, hasil penelitian ini memberikan dasar empiris sekaligus normatif bagi pemerintah daerah dalam merancang kebijakan stabilisasi harga beras yang lebih antisipatif, adil, dan berkelanjutan.
Copyrights © 2025