Pendidikan sosial dan lingkungan dalam perspektif hadis Nabi Muhammad SAW merupakan pendekatan integratif yang menggabungkan nilai-nilai solidaritas, empati, keadilan, dan tanggung jawab sosial dengan prinsip pelestarian alam sebagai amanah Allah SWT. Hadis-hadis seperti persaudaraan mukmin (HR. Bukhari, No. 481) dan larangan merusak lingkungan (HR. Muslim, No. 282) menekankan pembinaan akhlak yang mendorong kerja sama kolektif untuk kesejahteraan bersama. Penelitian ini menganalisis keterkaitan kedua konsep tersebut, di mana pendidikan sosial memperkuat solidaritas antarindividu, sementara pendidikan lingkungan menanamkan kesadaran ekologis, saling melengkapi dalam membentuk masyarakat harmonis. Implikasinya terhadap penguatan persatuan masyarakat kontemporer tercermin dalam pengurangan fragmentasi sosial akibat urbanisasi dan perubahan iklim, melalui kampanye gotong royong, reboisasi, dan program inklusif yang melibatkan generasi muda. Integrasi ini membentuk komunitas yang resilient, di mana nilai-nilai hadis diterapkan untuk mengatasi tantangan modern tanpa kehilangan identitas budaya Islam. Kesimpulan menunjukkan bahwa pendekatan ini efektif untuk membangun persatuan melalui empati sosial dan keberlanjutan lingkungan, dengan saran implementasi dalam kurikulum pendidikan dan evaluasi dampaknya. (Kata-kata: 198)
Copyrights © 2025