Siregar, Zahra Rafia Rani
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Konsep Akidah Akhlak dalam Perspektif Imam Al-Ghazali dan Ibnu Miskawaih: Telaah Ulama Ahlussunnah Wal Jama’ah Ghozali Ma’arif, Muhammad; Siregar, Zahra Rafia Rani; Maulana, M.; Nasution, Mustofa Abdullah; Lubis, Zulfahmi; Basri, Muhammad
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.2082

Abstract

Artikel ini mengkaji konsep akidah (keyakinan) dan akhlak (moral) dalam perspektif dua ulama besar Ahlussunnah wal Jama’ah, yaitu Imam Al-Ghazali dan Ibnu Miskawaih. Melalui telaah mendalam terhadap karya-karya mereka, seperti Ihya’ Ulumuddin karya Al-Ghazali dan Tahdzib al-Akhlaq karya Ibn Miskawaih, artikel ini mengeksplorasi bagaimana akidah sebagai fondasi keimanan berintegrasi dengan akhlak sebagai praktik moral dalam kehidupan sehari-hari. Analisis ini menunjukkan bahwa kedua ulama menekankan pentingnya harmoni antara keyakinan teologis dan perilaku etis untuk mencapai kesempurnaan spiritual, dengan Al-Ghazali lebih menekankan aspek sufistik dan Ibn Miskawaih lebih pada pendekatan filosofis. Artikel ini berkontribusi pada pemahaman ulang konsep-konsep tersebut dalam konteks Islam moderat Ahlussunnah wal Jama’ah, relevan untuk kajian etika dan teologi Islam kontemporer.
Model-Model Integrasi Ilmu di Perguruan Tinggi Keagamaan di Indonesia Nurkhofifah Lubis, Aisah; Hanum OK, Azizah; Siregar, Zahra Rafia Rani; Nasution, Suci Rezeki; Zaimiri, Zaimiri
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.2301

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan model-model integrasi ilmu yang dikembangkan di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan dan analisis komparatif, dengan menelaah dokumen institusional, buku akademik, dan artikel ilmiah yang relevan. Kajian ini bersifat deskriptif-analitis untuk mengidentifikasi landasan filosofis, kerangka epistemologis, simbol keilmuan, serta tantangan implementatif dari integrasi ilmu di PTKI. Fokus kajian diarahkan pada empat universitas, yaitu UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dengan model integrasi dialogis, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dengan paradigma integratif-interkonektif yang disimbolkan melalui jaring laba-laba keilmuan, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dengan metafora pohon ilmu, serta UIN Sumatera Utara dengan paradigma Wahdatul ‘Ulûm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun masing-masing model memiliki kekhasan konseptual dan simbolik, seluruhnya berorientasi pada upaya mengatasi dikotomi ilmu agama dan ilmu umum. Tantangan utama yang dihadapi terletak pada aspek operasionalisasi integrasi ilmu dalam kurikulum, pembelajaran, dan riset interdisipliner. Penelitian ini berkontribusi pada penguatan wacana integrasi keilmuan di PTKI serta memberikan dasar konseptual bagi pengembangan kebijakan akademik yang lebih implementatif.
Pendidikan Sosial dan Lingkungan dalam Perspektif Hadis: Implikasinya terhadap Penguatan Persatuan Masyarakat Sakdiah, Halimatun; Siregar, Zahra Rafia Rani; Br Bangun, Diva Amanda; Amaliah, Khairul; Sinaga, Ali Imran
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.2361

Abstract

Pendidikan sosial dan lingkungan dalam perspektif hadis Nabi Muhammad SAW merupakan pendekatan integratif yang menggabungkan nilai-nilai solidaritas, empati, keadilan, dan tanggung jawab sosial dengan prinsip pelestarian alam sebagai amanah Allah SWT. Hadis-hadis seperti persaudaraan mukmin (HR. Bukhari, No. 481) dan larangan merusak lingkungan (HR. Muslim, No. 282) menekankan pembinaan akhlak yang mendorong kerja sama kolektif untuk kesejahteraan bersama. Penelitian ini menganalisis keterkaitan kedua konsep tersebut, di mana pendidikan sosial memperkuat solidaritas antarindividu, sementara pendidikan lingkungan menanamkan kesadaran ekologis, saling melengkapi dalam membentuk masyarakat harmonis. Implikasinya terhadap penguatan persatuan masyarakat kontemporer tercermin dalam pengurangan fragmentasi sosial akibat urbanisasi dan perubahan iklim, melalui kampanye gotong royong, reboisasi, dan program inklusif yang melibatkan generasi muda. Integrasi ini membentuk komunitas yang resilient, di mana nilai-nilai hadis diterapkan untuk mengatasi tantangan modern tanpa kehilangan identitas budaya Islam. Kesimpulan menunjukkan bahwa pendekatan ini efektif untuk membangun persatuan melalui empati sosial dan keberlanjutan lingkungan, dengan saran implementasi dalam kurikulum pendidikan dan evaluasi dampaknya. (Kata-kata: 198)
Peran Pendidikan Agama Islam dalam Membentuk Karakter Berfikir Kritis Siswa Siregar, Zahra Rafia Rani; Padli Nasution, Muhammad Irwan
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.2173

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membentuk karakter berpikir kritis siswa melalui kajian studi pustaka. Pendidikan Agama Islam memiliki peranan strategis dalam membangun kepribadian yang tidak hanya berlandaskan nilai-nilai spiritual, tetapi juga rasionalitas dan kemampuan berpikir kritis yang berimbang. Dalam era globalisasi dan perkembangan teknologi informasi yang pesat, kemampuan berpikir kritis menjadi salah satu keterampilan abad ke-21 yang wajib dimiliki siswa agar mampu menyeleksi, menilai, dan mengambil keputusan berdasarkan nilai-nilai moral Islam. Kajian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research) melalui analisis berbagai literatur seperti buku, jurnal ilmiah, dan hasil penelitian terdahulu yang relevan dengan tema. Hasil kajian menunjukkan bahwa Pendidikan Agama Islam berperan penting dalam mengembangkan kemampuan berpikir kritis melalui integrasi antara ajaran Al-Qur’an dan hadis dengan pendekatan pembelajaran aktif, reflektif, dan kontekstual. Guru PAI berfungsi sebagai fasilitator yang menanamkan nilai-nilai keislaman sekaligus menumbuhkan kemampuan analitis, logis, dan kreatif siswa dalam memecahkan masalah kehidupan. Dengan demikian, PAI tidak hanya berorientasi pada pembentukan akhlak, tetapi juga menjadi sarana penguatan karakter berpikir kritis yang berlandaskan nilai-nilai religius.