Pemberian skor dan sistem penilaian merupakan inti dari asesmen pendidikan dan pelatihan karena menentukan kualitas keputusan akademik: kelulusan, pemeringkatan, umpan balik, hingga perbaikan pembelajaran. Tantangan utama dalam penilaian modern adalah menjaga validitas (apakah skor benar-benar merepresentasikan kompetensi yang dituju), reliabilitas (konsistensi skor), keadilan/fairness (minim bias), serta kegunaan (mendukung pembelajaran). Artikel ini membahas konsep, desain, dan implementasi sistem penilaian dari pendekatan klasik (rubrik analitik/holistik, skala penilaian, pembobotan) hingga pendekatan berbasis pengukuran (generalizability theory, many-facet Rasch) dan tren terkini seperti penilaian otomatis berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk esai dan tugas kompleks. Metode yang digunakan adalah studi literatur terarah (2021–2025) dan sintesis konseptual. Hasil pembahasan merumuskan kerangka desain sistem penilaian yang dapat diterapkan di sekolah/perguruan tinggi: (1) penyelarasan capaian pembelajaran–tugas–kriteria, (2) pemilihan model skor dan pembobotan yang transparan, (3) kalibrasi rater dan pengendalian variasi penilai, (4) verifikasi reliabilitas dan bukti validitas, (5) tata kelola data dan audit fairness, serta (6) integrasi umpan balik formatif. Artikel menutup dengan rekomendasi praktis: penggunaan rubrik yang “dapat diaudit”, analisis reliabilitas multi-facet untuk tugas ber-rater, dan kehati-hatian pada AI-grading melalui evaluasi bias, keamanan data, serta validasi berkelanjutan.
Copyrights © 2025