Penelitian ini bertujuan mengkaji internalisasi nilai kasih sayang dan tanggung jawab orang tua melalui praktik tahnik dalam perspektif hadis dan literatur keislaman, serta relevansinya dengan aspek kesehatan bayi. Kajian ini dilatarbelakangi oleh menurunnya pemahaman masyarakat Muslim terhadap makna dan tujuan tahnik yang sering dipahami secara ritualistik, tanpa memperhatikan nilai edukatif dan rasional yang dikandungnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis library research, dengan sumber data primer berupa hadis-hadis tentang tahnik dalam kitab hadis muktabar dan syarahnya, serta sumber data sekunder berupa buku ilmiah dan artikel jurnal yang membahas pengasuhan anak dan kesehatan bayi. Analisis data dilakukan melalui analisis isi secara deskriptif-analitis untuk mengungkap nilai-nilai pendidikan keluarga dan implikasi kesehatan yang terkandung dalam praktik tahnik. Hasil kajian menunjukkan bahwa tahnik tidak hanya merepresentasikan bentuk kasih sayang dan tanggung jawab orang tua terhadap anak sejak kelahiran, tetapi juga memiliki relevansi dengan stimulasi oral dan kesiapan fisiologis bayi dalam menerima nutrisi awal. Dengan demikian, tahnik dapat dipahami sebagai praktik yang mengintegrasikan dimensi spiritual, edukatif, dan rasional dalam pembentukan generasi yang sehat secara fisik dan emosional.
Copyrights © 2025