Kepribadian Islam merupakan fondasi utama bagi seorang Muslim dalam menjalani kehidupan yang baik dan bermakna sesuai dengan syariat Islam. Muhammad Ali Al-Hasyimi menegaskan bahwa kepribadian Islam yang hakiki harus berlandaskan nilai-nilai yang bersumber dari Al-Qur’an dan Hadis sebagai pedoman hidup umat Islam. Namun, realitas menunjukkan adanya kesenjangan antara ajaran Islam dan praktik kehidupan mayoritas umat Islam. Fenomena yang mengkhawatirkan adalah munculnya kepribadian Muslim yang hanya menitikberatkan pada hubungan dengan Allah ( hablum minallah ) tanpa diiringi dengan kepedulian terhadap hubungan dengan sesama manusia dan alam ( hablum minannas ). Kondisi ini terlihat dari perilaku individu yang tekun beribadah, tetapi masih melakukan perbuatan tercela dalam kehidupan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep kepribadian dalam Islam menurut Muhammad Ali Al-Hasyimi, khususnya dalam upaya membentuk kepribadian Muslim yang seimbang antara dimensi spiritual, sosial, dan moral. Dengan pendekatan kajian kepustakaan, penelitian ini menganalisis pemikiran Al-Hasyimi yang berlandaskan dalil-dalil Al-Qur’an dan Hadis mengenai pembentukan kepribadian Muslim. Hasil kajian menunjukkan bahwa kepribadian Islam yang ideal adalah kepribadian yang mampu mengintegrasikan ibadah kepada Allah dengan akhlak mulia terhadap sesama makhluk, sehingga tercipta pribadi Muslim yang utuh dan sesuai dengan tuntunan Islam
Copyrights © 2025