Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konsep pendidikan akhlak anak menurut Ibnu Miskawaih sebagai refleksi kasus degradasi moral siswa terhadap guru di Indonesia. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus dan studi pustaka (library research) terhadap kitab Tahdzib al-Akhlak wa Tathir Al-’Araq karya Ibnu Miskawaih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep pendidikan akhlak Ibnu Miskawaih menekankan pada pembiasaan (al-adah) dan pembersihan jiwa yang sangat relevan untuk mengatasi dekadensi moral di lingkungan sekolah. Pendidikan akhlak tidak hanya menjadi tanggaung jawab sekolah, akan tetapi keluarga memiliki peran utama dalam pembiasaan akhlak anak. Pendidikan keluarga harus mampu menyeimbangkan tiga kekuatan jiwa (rasional, emosi, dan nafsu) agar anak memiliki akhlak terpuji.
Copyrights © 2025