Lentera Nusantara
Vol 5, No 1 (2025): Lentera Nusantara: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen - Desember 2025

Biblika Teologi Lokal: Merekonstruksi Teteholoi Ana'a Dalam Konteks Kematian Sebagai Alam Dewa Menurut Kepercayaan Nias Berdasarkan Yohanes 14:1-4

Telaumbanua, Agus Arda Setiawan (Unknown)



Article Info

Publish Date
14 Jan 2026

Abstract

This study is motivated by the continuing strong eschatological uncertainty in the understanding of death among the Nias people, including among Ono Niha Christians, due to the breakdown of theological dialogue between the Gospel and the local concept of Teteholi Ana'a since the missionary era. The purpose of this study is to reconstruct the concept of Teteholi Ana'a in the context of death based on Jesus' teaching about the Father's house in John 14:1-4. The method used is qualitative research with a literature study approach, through an analysis of Nias cosmology, an exposition of the text of John 14:1-4 based on the Greek text NA-28, and the application of Watson and Watson's theory of deculturalization of the Gospel. The results and discussion show that Teteholi Ana'a can be reinterpreted theologically as a symbol of the universal revelation of human longing for a divine place, which finds its full meaning in Christ's eschatological promise. The thesis statement of this research affirms that the reconstruction of Teteholi Ana'a in the light of John 14:1-4 enables a biblical encounter between the Gospel and culture and builds healthy discipleship for the Nias church today.AbstrakPenelitian ini dilatarbelakangi oleh masih kuatnya ketidakpastian eskatologis dalam pemahaman kematian masyarakat Nias, termasuk di kalangan Kristen Ono Niha, akibat terputusnya dialog teologis antara Injil dan konsep lokal Teteholi Ana’a sejak masa zending. Tujuan penelitian ini adalah merekonstruksi konsep Teteholi Ana’a dalam konteks kematian berdasarkan pengajaran Yesus tentang rumah Bapa dalam Yohanes 14:1-4. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka, melalui analisis kosmologi Nias, eksposisi teks Yohanes 14:1-4 berdasarkan teks Yunani NA-28, serta penerapan teori dekulturalisasi Injil dari Watson dan Watson. Hasil dan pembahasan menunjukkan bahwa Teteholi Ana’a dapat direinterpretasi secara teologis sebagai simbol wahyu umum tentang kerinduan manusia akan tempat ilahi, yang menemukan kepenuhan maknanya dalam janji eskatologis Kristus. Thesis statement penelitian ini menegaskan bahwa rekonstruksi Teteholi Ana’a dalam terang Yohanes 14:1-4 memungkinkan perjumpaan Injil dan budaya secara biblika dan membangun pemuridan yang sehat bagi gereja Nias masa kini.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

Lentera

Publisher

Subject

Religion Humanities Education

Description

Jurnal Lentera Nusantara adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh STT Kanaan Ungaran. Jurnal Lentera mempublikasikan artikel ilmiah dalam bidang Teologi dan Pendidikan Agama Kristen baik hasil penelitian lapangan maupun kajian konseptual yang berkaitan dengan teologi dan Pendidikan Agama Kristen. ...