Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan membangun UMKM yang tangguh dan adaptif melalui pelatihan perencanaan SDM berbasis kompetensi di era digital pada pelaku UMKM Desa Sukamurni, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut. Kegiatan melibatkan 30 peserta (25 pelaku UMKM dan 5 pemangku kepentingan pendukung) yang dipilih dengan purposive sampling. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dengan kombinasi asesmen awal, pelatihan terstruktur, pendampingan praktik (coaching clinic), serta evaluasi berbasis multi-level. Materi menitikberatkan pada identifikasi kompetensi inti usaha, pemetaan kesenjangan kompetensi, penyusunan pembagian tugas berbasis kompetensi, dan rencana pengembangan kompetensi jangka pendek (1–3 bulan), disertai penguatan kompetensi digital dasar sesuai kebutuhan UMKM. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta yang tercermin dari kenaikan skor total pre-test (48,6 ± 9,7) menjadi post-test (77,8 ± 7,4). Luaran utama berupa matriks kompetensi inti berhasil disusun oleh 92% UMKM (23/25), pembagian tugas berbasis kompetensi oleh 88% UMKM (22/25), dan rencana pengembangan kompetensi oleh 80% UMKM (20/25). Pada tahap pendampingan, implementasi awal di tempat usaha tampak pada penyusunan pembagian tugas tertulis (18/25), peningkatan keteraturan pencatatan usaha (15/25), serta promosi digital yang lebih rutin (14/25), meskipun standar kerja sederhana masih menjadi tantangan (12/25). Kepuasan peserta berada pada kategori sangat baik dengan rerata 4,36–4,63 (skala 1–5). Kegiatan ini efektif meningkatkan kapasitas perencanaan SDM UMKM secara praktis dan kontekstual; namun keberlanjutan implementasi memerlukan pendampingan lanjutan dan penguatan ekosistem lokal, termasuk forum belajar UMKM dan dukungan infrastruktur digital.
Copyrights © 2026