Divinitas Jurnal Filsafat dan Teologi Kontekstual
Vol 4, No 1 (2026): Divinitas January

Analisis Naratif Mukjizat Penyembuhan dalam Markus 7: 31-37: Makna Tindakan Yesus dan Implikasinya

Magul, Mario Oktavianus (Unknown)



Article Info

Publish Date
27 Jan 2026

Abstract

The various miracle narratives that are found in the Gospel do not merely depict supernatural events, but also convey profound theological and social messages. The Story of the healing of a deaf and mute man in Mark 7: 31-37 is one example of a biblical narrative that highlights the dimensions of inclusivity and universality in the ministry of Jesus. This study analyzes the narrative of the healing miracle of a deaf and mute man in Mark 7: 31-37 using a narrative analysis approach. This approach focuses on the story’s boundaries, geographical context, plot structure, Jesus’ symbolic actions, and characterization. The analysis reveals that this story affirms the universality of Jesus’ ministry that transcends Jewish ethnic boundaries, while also unveiling symbolic actions rich in theological meaning. Jesus’ personal engagement and the crowd’s response to the miracle reflect inclusivity and compassion that remain relevant for contemporary readers. The study also offers a critical reflection on contemporary social realities, particularly regarding discrimination against people with disabilities and marginalized groups. It calls upon the Church and society to build inclusive communities as a manifestation of God’s universal love. Therefore, this biblical narrative not only presents a historical miracle but also conveys profound theological and pastoral messages about love and inclusiveness in Jesus’ ministry.AbstrakPelbagai narasi mukjizat yang terdapat dalam Injil sejatinya tidak hanya menampilkan peristiwa yang bersifat supranatural, tetapi juga memuat pesan teologis dan sosial yang mendalam. Kisah penyembuhan seorang yang tuli dan gagap dalam Markus 7: 31-37 merupakan salah satu contoh narasi biblis yang menggarisbawahi dimensi inklusivitas dan universalitas dalam pelayanan Yesus. Penelitian ini menganalisis narasi mukjizat penyembuhan seorang tuli dan gagap dalam Markus 7:31-37 dengan menggunakan pendekatan analisis naratif. Pendekatan ini menyoroti batas-batas cerita, konteks geografis, struktur alur, tindakan simbolis Yesus, dan unsur penokohan. Hasil analisis menunjukkan bahwa perikop ini menegaskan universalitas pelayanan Yesus yang melampaui batas-batas etnis Yahudi, sekaligus mengungkapkan tindakan simbolis yang sarat makna teologis. Tindakan Yesus yang bersifat personal, dan respons orang banyak terhadap mukjizat tersebut, mencerminkan inklusivitas dan kepedulian yang tetap relevan bagi pembaca saat ini. Studi ini juga menawarkan refleksi kritis terhadap realitas kontemporer, khususnya terkait diskriminasi terhadap penyandang disabilitas dan kelompok marginal, serta mengajak Gereja dan masyarakat untuk membangun komunitas yang inklusif sebagai perwujudan kasih Allah yang universal. Dengan demikian, narasi biblis ini tidak hanya sekadar menampilkan peristiwa mukjizat secara historis, tetapi juga menyampaikan pesan teologis dan pastoral yang mendalam mengenai kasih dan inklusivitas pelayanan Yesus.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

Divinitas

Publisher

Subject

Religion Humanities Economics, Econometrics & Finance Education Other

Description

Divinitas: Jurnal Filsafat dan Teologi Kontekstual develops contextual Philosophical and Theological discourses in dialogue with sociological, anthropological, comparative religion, religious studies, historical, cultural and psychological perspectives and takes the diversity of Asian societies and ...