Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk-bentuk kesantunan berbahasa yang muncul dalam interaksi kelas serta menganalisis dampaknya terhadap perkembangan karakter siswa di SDN 001 Rambah. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi tuturan yang terjadi selama proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru secara konsisten menerapkan strategi kesantunan positif dan negatif, seperti penggunaan sapaan hormat, permintaan tidak langsung, dan mitigasi dalam menegur siswa. Siswa meniru pola komunikasi tersebut melalui penggunaan ungkapan sopan seperti “izin bertanya,” “maaf,” dan “bolehkah saya berbicara,” yang kemudian berkontribusi pada suasana kelas yang lebih kondusif dan menghargai perbedaan. Temuan ini mengindikasikan bahwa kesantunan berbahasa tidak hanya berperan dalam menjaga keharmonisan komunikasi, tetapi juga memberikan pengaruh signifikan terhadap pembentukan karakter siswa, terutama dalam aspek empati, kontrol diri, dan perilaku prososial.
Copyrights © 2025