Kecamatan Rajabasa di Kota Bandar Lampung, dengan luas 12,93 km² dan populasi 55.958 jiwa pada 2023, menghadapi tekanan akibat pertumbuhan penduduk yang tinggi, mencapai 4.365 jiwa/km². Penelitian ini bertujuan menganalisis keselarasan antara penggunaan lahan, daya tampung penduduk, dan konsentrasi NO₂. Penggunaan lahan diklasifikasikan dengan metode Maximum Likelihood Classification (MLC), Support Vector Machine (SVM), dan Random Forest menggunakan citra Sentinel-2. Daya tampung penduduk dianalisis berdasarkan PERMEN PU Nomor 41/PRT/M/2007 dengan mempertimbangkan kelayakan permukiman melalui metode skoring. Konsentrasi NO₂ diukur menggunakan data dari satelit Sentinel-5P melalui Google Earth Engine untuk periode 1-30 Oktober 2023. Hasilnya menunjukkan bahwa metode SVM menghasilkan luas permukiman tertinggi, dan daya tampung wilayah diperkirakan cukup hingga 2033. Konsentrasi NO₂ berada antara 0,18 hingga 0,20 µg/m³, jauh di bawah ambang batas ISPU, menunjukkan kualitas udara di Kecamatan Rajabasa masih sangat baik Kata kunci: Daya Tampung, NO₂, Penggunaan Lahan, Sentinel-2, Sentinel-5P.
Copyrights © 2025