Penelitian ini bertujuan mengetahui apakah metode pemberian reward dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi mengenal sholat jum’at, duha, dan tahajud kelas IV di SD Negeri 4 Tapa, penelitian ini menggunakan pendekatan tindakan kelas dengan menekankan siklus berulang terhadap tindakan dan refleksi. Setiap siklus penelitian terdiri dari empat langkah yaitu tahapan perencanaan tindakan, pelaksanaan tindakan, observasi terhadap pelaksanaan, dan refleksi untuk merencanakan siklus berikutnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pra siklus sebagian besar peserta didik belum mencapai angka ketuntasan. Dimana pendidik masih menggunakan metode konvensional seperti ceramah dalam pengajarananya yang membuat peserta didik tidak aktif dalam pembelajaran sehingga yang terjadi adalah pembelajaran satu arah dan tidak ada timbal balik. Sehingga peneliti melanjutkan pada tindakan siklus I. siklus I memberikan dampak positif terhadap hasil belajar siswa. Namun demikian, masih terdapat 5 siswa yang belum mencapai KKM, sehingga diperlukan tindak lanjut pada siklus II. Berdasarkan hasil evaluasi pembelajaran pada Siklus II, diperoleh gambaran bahwa hasil belajar peserta didik mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Dengan persentase ketuntasan belajar yang telah mencapai indikatork yaitu ≥75%, maka dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan pembelajaran pada Siklus II telah berhasil. Dengan demikian Penerapan metode pemberian reward terbukti efektif meningkatkan hasil belajar siswa pada materi Salat Jumat, Duha, dan Tahajud.
Copyrights © 2026