Penelitian ini bertujuan menelusuri dinamika serta berbagai faktor yang memicu menurunnya tata krama siswa, berdasarkan pengalaman nyata di lapangan. Fokus kajian diarahkan pada bentuk-bentuk perilaku dan penyebab degradasi sopan santun siswa kelas IX di UPTD SMP Negeri 16 Kupang, beserta dampaknya terhadap proses pembelajaran. Ruang lingkup penelitian mencakup pola interaksi siswa dengan teman sebaya, hubungan dengan guru, serta perilaku umum di lingkungan sekolah. Menggunakan pendekatan kualitatif melalui observasi, wawancara, dan telaah dokumentasi, penelitian ini menemukan adanya penurunan etika berinteraksi ditandai penggunaan bahasa kasar, menurunnya rasa hormat terhadap guru, meningkatnya pelanggaran tata tertib, dan kerap terjadi konflik verbal antarsiswa. Berbagai faktor yang berkontribusi terhadap fenomena ini antara lain pengaruh budaya digital, kurangnya pengawasan dan ketegasan penerapan aturan, serta minimnya pembinaan karakter. Dampaknya tampak pada merosotnya kualitas pembelajaran, terganggunya suasana kelas, dan melemahnya hubungan sosial yang harmonis di sekolah. Penelitian menyimpulkan bahwa penurunan tata krama merupakan persoalan serius yang membutuhkan penanganan bersama melalui penguatan pendidikan karakter, konsistensi dalam menerapkan aturan sekolah, serta pendampingan terkait etika komunikasi di era digital
Copyrights © 2025