Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai gambaran dampak psikologis yang dihadapi oleh anak disabilitas cacat fisik akibat bullying, serta bagaimana cara untuk membantu anak dalam mengatasi dampak tersebut baik melalui intervensi psikologis atau kebijakan perlindungan sosial yang lebih baik. Peneliti juga mengkaji peran lingkungan sosial (keluarga dan sekolah) dalam memperkuat atau memperlemah dampak tersebut serta strategi coping yang digunakan anak dalam menghadapi perlakuan bullying. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Informan dalam penelitian ini terdiri dari satu orangĀ yang pernah mengalami bullying, orangtua, teman sekolah, dan tetangga. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak korban bullying mengalami tekanan psikologis yang cukup berat akibat perlakuan bullying verbal, sosial dan fisik dari teman sebaya. Responden dengan cara mengelola emosi melalui kegiatan positif seperti menulis, mendengarkan musik. strategi ini membantu anak dalam mengelola stres, mencegah dampak psikologis yang lebih berat, serta kemampuan untuk menyesuaikan diri secara positif dalam menghadapi tekanan dan tetap berusaha mencari solusi yang baik dalam menyikapi stres akibat bullying.
Copyrights © 2025