Penangkapan radikal bebas memiliki peran utama dalam melindungi sel dari radikal bebas yang berbahaya. Penelitian terus dikembangkan untuk menemukan sumber penangkapan radikal bebas alami, hal ini dikarenakan penangkapan radikal bebas alami memiliki toksisitas yang rendah. Tanaman ketapang merupakan salah satu contoh tanaman yang memiliki sifat penangkapan radikal bebas. Penelitian menunjukkan bahwa daun ketapang mengandung berbagai komponen, termasuk alkaloid, terpenoid, tanin, saponin, dan flavonoid. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui seberapa efektif fraksi n-heksan, etil asetat dan metanol daun ketapang sebagai penangkapan radikal bebas. Nilai IC50 penangkapan radikal bebas dari daun ketapang digunakan untuk mengevaluasi aktivitas penangkapan radikal bebas. Pelarut yang digunakan dalam fraksinasi meliputi metanol, n-heksana, dan etil asetat. Setelah memastikan data fraksinasi konsisten (kadar air dan susut pengeringan), teknik DPPH digunakan untuk menguji aktivitas penangkapan radikal bebas. Sebanyak tiga fraksi digunakan dalam penelitian ini yaitu n-heksan (6,38% air, 5% susut pengeringan, dan nilai IC50 sebesar 163,47 µg/ml), etil asetat (1,14% air, 1,76% susut pengeringan, dan nilai IC50 sebesar 15,5 µg/ml), dan metanol (3,14% air, 5,67% susut pengeringan, dan nilai IC50 sebesar 15,72 µg/ml). Etil asetat dan metanol menunjukkan tingkat aktivitas penangkapan radikal bebas yang sangat kuat, dan semua fraksi daun ketapang memenuhi kriteria kadar air dan susut pengeringan. Kata Kunci: Fraksinasi, Fitokimia, DPPH, Antioksidan, IC50 Free radical scavenging plays a key role in protecting cells from harmful free radicals. Research continues to explore natural sources of free radical scavenging, as natural free radical scavenging agents have low toxicity. The ketapang plant is one example of a plant with free radical scavenging properties. Research shows that ketapang leaves contain various components, including alkaloids, terpenoids, tannins, saponins, and flavonoids. The purpose of this study was to determine the effectiveness of n-hexane, ethyl acetate, and methanol fractions of ketapang leaves as free radical scavenging agents. The IC50 value of free radical scavenging from the percentage of ketapang leaves was used to evaluate free radical scavenging activity. The solvents used in the fractionation included methanol, n-hexane, and ethyl acetate. After ensuring consistent fractionation data (water content and drying loss), the DPPH technique was used to test free radical scavenging activity. A total of three fractions were used in this study, namely n-hexane (6.38% water, 5% drying loss, and IC50 value of 163.47 µg/ml), ethyl acetate (1.14% water, 1.76% drying loss, and IC50 value of 15.5 µg/ml), and methanol (3.14% water, 5.67% drying loss, and IC50 value of 15.72 µg/ml). Ethyl acetate and methanol showed very strong levels of free radical scavenging activity, and all ketapang leaf fractions met the criteria for water content and drying loss.
Copyrights © 2025