Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat
Vol 5, No 2 (2025): Desember 2025

PELATIHAN PENGOLAHAN BUNGA TELANG MENJADI MINUMAN KHAS MEKAR MULIO MELALUI BRANDING PRODUK DAN DIGITAL MARKETING

Siregar, Aris (Unknown)
Herman, Herman (Unknown)
Aprilia, Jihan (Unknown)
Sari, Novita (Unknown)
Sahla, Hilmiatus (Unknown)



Article Info

Publish Date
31 Dec 2025

Abstract

Abstract: Training and mentoring in processing butterfly pea flowers into a specialty drink in Mekar Mulio Village, Asahan Regency, was conducted as a form of community empowerment based on local potential. This activity aimed to improve the community's skills in processing butterfly pea flowers into a beverage with economic value and to introduce branding and digital marketing strategies as promotional tools. The implementation method consisted of socialization, hands-on training, product development mentoring, and training in the use of digital media for marketing. The results showed that the community was able to produce high-quality butterfly pea flower drinks, with attractive packaging, and a strong brand identity, namely "Telangi." Furthermore, training participants were able to utilize social media platforms such as Facebook dan Shopee to expand their market reach. This activity had a positive impact on increasing community knowledge, skills, and income. The program also opened up opportunities for the establishment of sustainable village micro-enterprises based on local potential. Keywords: Butterfly pea flowers, training, community empowerment, product branding, digital marketing. Abstrak: Pelatihan dan pendampingan pengolahan bunga telang menjadi minuman khas di Desa Mekar Mulio, Kabupaten Batubara, dilakukan sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat dalam mengolah bunga telang menjadi produk minuman bernilai ekonomi serta memperkenalkan strategi branding dan digital marketing sebagai sarana promosi. Metode pelaksanaan dilakukan melalui tahapan sosialisasi, pelatihan praktik langsung, pendampingan pembuatan produk, serta pelatihan penggunaan media digital untuk pemasaran. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat mampu menghasilkan produk minuman bunga telang dengan kualitas baik, kemasan menarik, serta identitas merek yang kuat, yaitu “Telangi”. Selain itu, peserta pelatihan mampu memanfaatkan media sosial seperti Facebook, dan Shopee untuk memperluas jangkauan pasar. Kegiatan ini berdampak positif terhadap peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan pendapatan masyarakat. Program ini juga membuka peluang terbentuknya usaha mikro desa berbasis potensi lokal yang berkelanjutan.Kata Kunci: Bunga telang, pelatihan, pemberdayaan masyarakat, branding produk, digital marketing.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

JPSTM

Publisher

Subject

Education Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences

Description

Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat adalah merupakan jurnal ilmiah dengan E-ISSN 2776-7647 yang memuat dan menyebarluaskan hasil-hasil kegiatan pengabdian masyarakat yang terbit pada bulan April dan Desember setiap ...