Kecoak merupakan salah satu vektor yang berada di lingkungan permukiman yang dapat menyebarkan berbagai mikroorganisme penyebab penyakit. Salah satunya yaitu kecoak Jerman (Blattella germanica). Kecoak Jerman perlu dikendalikan dengan metode yang lebih aman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mortalitas kecoak Jerman yang terdedah biopestisida BIO-P60. Penelitian dilakukan dengan menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Perlakuan terdiri dari umpan yang mengandung biopestisida BIO-P60 dengan konsentrasi 60, 65, 70, 75, 80, 85, dan 90% serta kontrol positif menggunakan fipronil 0,05% dan kontrol negatif hanya menggunakan umpan tanpa insektisida. Masing-masing perlakuan diulang tiga kali. Pengamatan mortalitas dilakukan selama enam hari. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan nyata antara perlakuan BIO-P60 pada konsentrasi 75-90% dengan kontrol negatif (p≤0.05). BIO-P60 konsentrasi 75-90% dapat menyebabkan mortalitas ≥50% dalam waktu enam hari, sedangkan kontrol fipronil dapat mencapai mortalitas 100% dalam waktu 16 jam. Kata kunci : biopestisida, BIO-P60, kecoak Jerman, mortalitas, Pseudomonas fluorescens P60.
Copyrights © 2025