Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak perilaku bullying terhadap pembentukan karakter tanggung jawab sosial siswa melalui pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di kelas V SDN 3 Pengadangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas guru kelas, guru mata pelajaran IPAS, siswa kelas V, serta orang tua siswa di SDN 3 Pengadangan. Sumber data yang digunakan mencakup data primer dan sekunder yang dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Instrumen penelitian berupa pedoman observasi, panduan wawancara, serta lembar dokumentasi. Data dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Keabsahan data diperoleh melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku bullying di kelas V SDN 3 Pengadangan terjadi dalam bentuk verbal, fisik, dan sosial, dengan bentuk verbal dan sosial paling dominan. Bullying berdampak negatif terhadap pembentukan karakter tanggung jawab sosial siswa karena menyebabkan korban menjadi minder, menarik diri, dan kurang berpartisipasi dalam kegiatan kelompok. Pembelajaran IPAS berperan penting dalam membentuk karakter sosial siswa melalui kegiatan kolaboratif dan diskusi kelompok, namun efektivitasnya masih terbatas karena fokus guru cenderung pada aspek kognitif. Selain itu, dukungan orang tua turut memengaruhi perilaku sosial anak. Oleh karena itu, disarankan agar guru mengoptimalkan pembelajaran IPAS sebagai media pembentukan karakter sosial dan sekolah memperkuat kerja sama dengan orang tua untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan bebas bullying.
Copyrights © 2025