Artikel ini bertujuan mengkaji konsep dan implikasi integrasi tilawah, pemahaman, dan tadabbur Al-Qur’an dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) terhadap penguatan kecerdasan spiritual dan emosional peserta didik. Penelitian menggunakan metode kepustakaan (library research) dengan menganalisis sumber primer berupa kitab tafsir, buku pendidikan Islam, serta artikel jurnal nasional dan internasional lima tahun terakhir yang membahas pendidikan Al-Qur’an, kecerdasan emosional (EQ), dan kecerdasan spiritual (SQ). Analisis data dilakukan melalui pendekatan content analysis dan komparatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi tilawah sebagai fondasi spiritual-emosional, pemahaman sebagai basis kognitif nilai Qur’ani, serta tadabbur sebagai proses internalisasi reflektif mampu membentuk pengalaman belajar Al-Qur’an yang holistik. Integrasi ketiga komponen tersebut berkontribusi pada peningkatan kemampuan regulasi emosi, empati, stabilitas psikologis, serta kesadaran makna hidup peserta didik. Kecerdasan emosional berkembang melalui pembiasaan nilai kesabaran, syukur, pengendalian diri, dan kepedulian sosial, sementara kecerdasan spiritual tumbuh melalui penguatan hubungan transendental dengan Allah SWT yang melahirkan sikap tawakal, ikhlas, dan optimisme hidup. Temuan ini menegaskan pentingnya desain pembelajaran Al-Qur’an yang terstruktur dan reflektif agar pendidikan agama tidak berhenti pada aspek kognitif, tetapi menghasilkan pembentukan karakter Qur’ani yang utuh dan relevan menghadapi tantangan krisis mental remaja.
Copyrights © 2025