Latar Belakang: Meskipun Rekam Medis Elektronik (RME) berpotensi besar dalam memfasilitasi akses informasi yang cepat dan mudah, implementasinya, termasuk di RSUD 'X', sering terhambat oleh kendala teknis yang memengaruhi kelancaran pelaksanaan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam implementasi RME di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD 'X', unit yang vital, sebagai kebaruan untuk memahami pelaksanaan RME secara spesifik di lingkungan berisiko tinggi ini.Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Adapun untuk teknik pengumpulan data yang digunakan adalah triangulasi.Hasil: Implementasi RME di RSUD 'X' telah berjalan bertahap, menawarkan manfaat seperti akses cepat dan efisiensi, namun masih terkendala oleh kepatuhan pengisian RME yang rendah, absennya SOP khusus, dan masalah teknis (jaringan tidak stabil dan sistem error). Kendala ini diatasi melalui rencana backup manual dan koordinasi teknis.Kesimpulan: Implementasi RME di RSUD 'X' telah dilakukan bertahap dan strategis (dimulai dari rawat jalan, IGD, hingga rawat inap) sebagai respons terhadap regulasi. Secara umum, RME terbukti meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan dengan mempercepat akses informasi medis, mengurangi kesalahan pencatatan, dan mendorong efisiensi operasional.
Copyrights © 2025