Latar Belakang: Thalasemia dengan transfusi berulang dapat menurunkan kualitas hidup anak akibat penumpukan zat besi. Kadar feritin dan lama sakit diduga berhubungan dengan kualitas hidup.Metode: Penelitian cross-sectional pada 48 anak thalasemia. Kualitas hidup diukur dengan PedsQL 4.0, data feritin dan lama sakit dari rekam medis, dianalisis menggunakan uji Spearman Rank.Hasil: Tidak ada hubungan antara kadar feritin dengan kualitas hidup anak penyandang thalasemia (p = 0,836; r = 0,031). Tidak terdapat hubungan antara lama sakit dengan kualitas hidup anak (p = 0,513).Kesimpulan: Kadar feritin dan lama sakit tidak menunjukkan hubungan yang bermakna dengan kualitas hidup anak penyandang Thalasemia. Hal ini menunjukkan bahwa kualitas hidup anak dipengaruhi oleh faktor lain di luar dua variabel tersebut.
Copyrights © 2025