Kegiatan pengabdian masyarakat ini bukan hanya berfokus pada transfer keterampilan teknis, tetapi juga menanamkan kesadaran akan pentingnya transformasi digital dalam penyelenggaraan pemerintahan desa. Melalui pelatihan yang terstruktur, pendampingan intensif, serta evaluasi berkelanjutan, diharapkan Desa Leces dapat menjadi contoh praktik baik dalam implementasi digitalisasi tata kelola desa. Artikel ini kemudian menyajikan secara komprehensif latar belakang permasalahan, metode kegiatan, hasil dan pembahasan, serta kesimpulan yang diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata, baik secara teoritis maupun praktis, dalam upaya memperkuat tata kelola pemerintahan desa melalui literasi teknologi. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan partisipatif, yaitu melibatkan perangkat desa secara aktif dalam setiap tahapan pelaksanaan program (Yudha et al., 2024). Kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk “Desa Leces Go Digital: Edukasi Literasi Teknologi dengan Microsoft Word Excel untuk Meningkatkan Tata Kelola Pemerintahan Desa” berhasil meningkatkan kapasitas literasi digital aparatur Desa Leces, khususnya dalam penggunaan Microsoft Word dan Excel. Sebelum pelatihan, perangkat desa menghadapi kendala besar dalam pengelolaan administrasi dan pelaporan karena masih dilakukan secara manual, lambat, dan rawan kesalahan. Melalui intervensi berupa pelatihan, pendampingan, serta monitoring, terjadi peningkatan nyata dalam keterampilan teknis, efisiensi kerja, kualitas dokumen administrasi, serta transparansi keuangan des
Copyrights © 2025