Budaya lokal memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan identitas anak sejak usia dini. Namun, minat anak terhadap budaya daerah mulai menurun akibat pengaruh globalisasi dan kurangnya media pembelajaran yang kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan media buku cerita bergambar berbasis kearifan lokal dalam meningkatkan kecintaan anak terhadap budaya daerah di RA Al Husainiyah. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan subjek 26 anak kelompok B (13 laki-laki dan 13 perempuan). Media pembelajaran yang digunakan adalah dua buku cerita bergambar, yaitu Legenda Gunung Bromo dan Cerita Mangga dan Anggur khas Probolinggo, yang memuat nilai-nilai budaya lokal. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dari siklus I ke siklus II pada aspek pemahaman, partisipasi, dan sikap terhadap budaya lokal. Persentase anak pada kategori BSH meningkat dari 43% menjadi 53%, dan BSB dari 14% menjadi 22%, dengan rata-rata peningkatan sebesar 22%. Dengan demikian, media buku cerita bergambar berbasis kearifan lokal terbukti efektif dalam menumbuhkan pemahaman budaya, partisipasi aktif, dan sikap positif anak, sekaligus mendukung pembentukan karakter sejak usia dini
Copyrights © 2025